Propinsi Sulawesi Selatan yang disingkat SulSel atau dalam bahasa Inggris South Sulawesi merupakan salah satu daerah tertua di Indonesia. Propinsi Sulawesi Selatan terletak pada 0°12' - 8° Lintang Selatan dan 116°48' - 122°36' Bujur Timur yang berbatasan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat atau Teluk Mandar di utara, Sulawesi Tenggara dan Teluk Bone di timur, Selat Makassar di sebelah barat dan Laut Flores di sebelah selatan.
Sebelum Propinsi Sulawesi Selatan dan Propinsi Sulawesi Barat dimekarkan atau terpisah terdapat 4 (empat) suku besar yang mendiami wilayah ini yakni Suku Bugis, Suku Makassar, Suku Toraja dan Suku Mandar. Setelah adanya pemekaran wilayah maka suku yang mendiami Propinsi Sulawesi Selatan menjadi Suku Bugis, Suku Makassar dan Suku Toraja. Yang sebenarnya terdapat beberapa suku - suku yang lainnya seperti Suku Kajang/Konjo, Suku Duri.
Propinsi Sulawesi Selatan terdiri dari 21 Kabupaten dan 4 Kota, di setiap kabupaten/kota didiami oleh suku - suku tersebut seperti
Suku Makassar mendiami :
- Kota Makassar Kabupaten Bantaeng
- Kabupaten Maros Kabupaten Kepulauan Selayar
- Kabupaten Pangkep
- Kabupaten Gowa
- Kabupaten Takalar
- Kabupaten Jeneponto
Suku Bugis Mendiami :
- Kota Makassar Kabupaten Sidenreng Rappang Kabupaten Wajo
- Kabupaten Maros Kabupaten Pinrang Kabupaten Luwu
- Kabupaten Pangkep Kabupaten Enrekang Kota Palopo
- Kabupaten Barru Kabupaten Bulukumba Kabupaten Luwu Timur
- Kota Pare - Pare Kabupaten Bone Kabupaten Luwu Utara
- Kabupaten Sinjai Kabupaten Soppeng
Suku Toraja Mendiami :
- Kabupaten Enrekang Kabupaten Luwu Timur
- Kabupaten Tana Toraja Kabupaten Luwu Utara
- Kabupaten Tanah Toraja Utara
- Kabupaten Luwu
- Kota Palopo
Adapun suku - suku suku Kajang/Konjo, suku Pattae', Suku Pattinjo, Suku Duri mendiami Kabupaten/Kota tertentu dengan Bahasanya masing - masing berdasarkan nama suku mereka seperti :
- Suku Kajang/Konjo yang berada di Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai menggunakan Bahasa Konjo.
- Suku Pattae' yang berada di Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Kabupaten Luwu Utara dengan Bahasa Pattae' sedangkan Kabupaten Luwu Timur menggunakan Bahasa Pamona
- Suku Duri yang berada di Kabupaten Enrekang menggunakan Bahasa Duri.
- Marriage Culture
Marriage is one of sacred tradition in South Sulawesi. The marriage have to through some processions, the processions make the marriage being especial and sacred for whom are married.
Usually, the processions need a long time, much material and even energy. Based on the sequence it processions
1. Mappasisseng/Acquaint/Introduce
One of family from the merried candidate introduce them or the merried candidate meet each other in one place or moment. The procession happen if the married candidate are not knowing each other but usually the fact that they are being fianced before introducing each other by their family. The principal that "mendekatkan yang jauh and sudah saling mengerti/memahami satu sama lain" resulting in the marriage implemented or undergo with family.
2. Mammanu' - manu'/Probe/Explore/Investigate
The man families come to the women families to know about the candidate wife,they investigate many thing to match or fit their life things such as their descent, dawry ability and etc.
3. Madduta/Propose
The man families meet with the women families to talk about the dawry, the schedule of the party, and the the other marriage procession. In this process,usually need more time because they want to match the agreement in order that there will not lackness and fault occur. Even, in the end or the last of party it occur.